Welcome To Website PT. Karya Pak Oles Tokcer

Seks itu Obat


   Share :


Sumber :

Akhir-akhir ini ada sebuah studi yang menyatakan bahwa seks memiliki khasiat menyembuhkan. Seks yang dimaksud adalah seks yang sehat, dilakukan secara rutin dan benar. Karena bukan hanya isapan jempol belaka jika studi ini mengatakan bahwa seks dapat memulihkan tubuh dan pikiran Anda. Selain itu juga dapat mencegah timbulnya beragam penyakit.
 
 
 
Dari penelitian tersebut muncul pendapat bahwa seks merupakan salah satu obat alami -mungkin obat yang paling disukai- untuk dapat dilakukan setiap hari. Yuk kita lihat beberapa alasan yang menguatkan pendapat mengapa harus melakukan hubungan seks secara rutin, khususnya bagi seorang pria.
 
 
1. Merupakan sebuah Latihan Fisik 
Melakukan sebuah aktivitas fisik adalah ketika kita menggerakkan anggota badan kapan dan dimanapun. Dan seks pun juga termasuk dalam kegiatan fisik (meskipun juga kepuasan batin). Perlu diketahui bahwa dengan melakukan seks, tingkat pernapasan kita akan meningkat. Jika Anda berhubungan seks tiga kali seminggu selama 15 menit, maka Anda telah membakar sekitar 7.500 kalori dalam setahun. Itu setara dengan joging sejauh 75 mil. Napas yang berat akan meningkatkan jumlah oksigen dalam sel Anda dan produksi testosteron selama berhubungan membuat tulang dan otot Anda lebih kuat. 
 
2. Mengatasi Nyeri 
Saat berhubungan seks, baik tubuh laki-laki dan perempuan menghasilkan endorphin, hormon yang bertindak sebagai obat penghilang rasa sakit. Jadi ketika anda merasa tidak fit dan sakit kepala, lakukanlah hubungan seks Anda dan pasangan meskipun dengan kadar dan agresifitas yang berbeda. Jangan jadikan hal tersebut sebagai alasan untuk tidak 'berbagi kenikmatan' itu dengan pasangan Anda. Sebuah studi yang dilakukan oleh Gina Ogden menunjukkan bahwa rangsangan seksual khususnya selama orgasme membuat seseorang tidak dapat merasakan sakit. Pada wanita, seks juga dapat meningkatkan kesuburan, menunda menopause dan meringankan gejala Premenstrual Syndrome. 
 
3. Menjaga Prostat 
Sebagian besar cairan sperma saat ejakulasi disekresikan oleh kelenjar prostat. Jika Anda berhenti ejakulasi, maka cairan akan tetap berada di kelenjar sehingga memicu pembengkakan. Ejakulasi secara teratur akan menguras cairan keluar dan menjamin kesehatan prostat Anda sampai usia tua. 
 
4. Mencegah Disfungsi Ereksi 
Disfungsi ereksi 50% bisa dialami oleh para pria usia lebih dari 40 tahun. Impontensi dapat dilawan dengan cara yang baik, salah satunya adalah dengan melakukan hubungan seks. Ereksi akan tetap membuat darah mengalir melalui arteri penis Anda sehingga jaringan di dalamnya tetap sehat. 
 
5. Mencegah Stress 
Penelitian dan fakta ilmiah menunjukkan bahwa 'bercinta' dapat mengurangi tingkat stress secara efektif. Selama seks, tubuh Anda memproduksi dopamin (zat yang melawan hormon stres), endorfin alias "hormon kebahagiaan" dan oksitosin. 
 
 
D'Maz 
twitter @muqodimansyah

Video :


Tags :