Welcome To Website PT. Karya Pak Oles Tokcer

AWAS OBAT PALSU MARAK DI PASAR


   Share :


Sumber :

Semakin maraknya peredaran obat palsu dan ilegal di pasaran membuat para konsumen harus resah dan kian dipacu untuk semakin jeli dalam membedakan antara obat illegal dengan yang legal. Namun meskipun demikian hingga saat ini masih banyak yang mengkonsumsi obat illegal tanpa mereka sadari. Karena obat yang legal sampai saat ini hanya sebatan dengan melihat kemasan, baik itu dalam kemaan kotak/box, botul, tube, dll.
 
 
Selain selain dengan melihat secara visual dapat juga dilakukan dengan cara yang lebih akurat, yaitu melalui pemerikasaan laboratorium. Namun hal ini tidak mungkin dilakukan oleh masyarakat awan. Lantas bagaimana? Satu-satunya jalan agar masrakat awan tidak tertipu untuk membeli produk obat illegal adalah dengan membeli obat dengan resep dokter di apotek atau klinik dokter terpercaya. 
 
Konsumen juga tidak ada salahnya untuk memriksa kemasa obat dengan teliti. Biasanya dalam kemasan tersebut dapat dijumpai berbagai informasi penting bagi para konsumen untuk membeli produk tersebut atau tidak. Diantaranya adalah; nomor registrasi (No. Reg), Segel Obat (seal), kemasan utuh atau rusak (fine or broke), label obat, nama produsen (PT, UD, dsb), tanggal kadaluarsa (Exp. Date), serta Nomor Batch (Batch No.). Nomor batch dan tanggal kedaluwarsa tercetak pada kemasan dan menggunakan tinta yang tidak mudah luntur. Namun, pengenalan nomor batch juga membutuhkan keahlian tertentu untuk mengetahui barang itu asli atau tidak.
 
Telah ditemukan adanya fakta bahwa peredaran obat atau suplemen palsu dapat menimbulkan bahaya pada konsumen. Hal tersebut dikatakan karena dalam pembuatan obat palsu tersebut kebanyakan berasal dari bahan limbah yang seharusnya tidak untuk digunakan kembali sebagai obat dan sejenisnya, melainkan harus dibuang atau dimusnahkan. 
 
 
Kandungan yang terdapat pada obat kadaluarsa secara alami akan mengalami perubahan. Jika obat atau suplemen yang kadaluarsa tersebut dikonsumsi, maka efek dari menyembuhkan akan berubah menjadi membahayakan. Batas kadaluarsa ditentukan melalui penelitian dan cek laboratorium medis. Obat tersebut akan ditentukan batas kadaluarsanya dalam beberepa waktu dan juga akan dipertimbangkan efek external dari kandungan obat tersebut yaitu efek suhu udara, kelembapan, insenitas cahaya, penyimpanan, dan sebagainya. 
 
Alangkah lebih baik jika segera konsultasi ke dokter jida dalam beberapa waktu tidak ada kemajuan setelah meminum obat tersebut. Hal ini dapat meminimalisir efek yang kurang baik yang ditimbulkan setelah mengkonsumsi obat tersebut. 
 
Jika menemukan kejanggalan segera laporkan kepada Badan Pengawas Obat dan Makanan terdekat. Anda juga dapat mengirimkan keluhan dan pertanyaan dengan mengunakan surat elektronik atau email ke ulpk@pom.go.id atau call di 426333. 
 
Persedaran bahan limbah dari medis seharusnya tidaklah diperjualbelikan, apalagi hal ini akan menyangkut masalah kesehatan bahkan nyawa manusia. Hal ini telah diatur dalam hukum dan undang-undang. Pendistribusian bahan medis perlu pengawasan ekstra dan ketat untuk memperkecil kemungkinan adanya penyalahgunaan oleh oknum atau pihak yang tak bertanggungjawab. 
 
 
D'Maz

Video :


Tags :