Welcome To Website PT. Karya Pak Oles Tokcer

33 Negara Ikuti Indo Livestock


   Share :


Dedi Priyono

Oleh: Dedi Priyono

Jakarta Hall Convention Center (JHCC) kembali didaulat sebagai tempat pameran paternakan terbesar di Indonesia. Pameran selam tiga hari di mulai dari tanggal 27 hingga 29 Juli 2016 diikuti lebih dari 500 peserta pameran. Selain diikuti oleh pemain lokal, pameran ini juga diikuti oleh peserta dari mancanegara, tercatat 33 negara ikut berpastisipasi dalam pameran Indo Livestock 2016.

Pengunjung yang datang, terutama pembeli keputusan dan pembeli di Asia dimanjakan dengan ruang pamer yang mewah dengan akses mudah, meskipun penuh sesak, pengunjung dapat  menuju stand pameran satu ke stand lain dengan mudah. Pengunjung dapat melihat produk lokal dan luar negeri melalui area pamer yang terbagi dalam 10 pavilium negara, yaitu Indonesia, Amerika Serikat, Belanda, Britania Raya, Eropa, Korea Selatan, Taiwan, Thailand, Tiongkok serta Turki.

Devi Ardiatne selaku Projet Manager PT. Napindo Media Ashatama mengatakan masing-masing pavilium jumlah perusahaannya berbeda-beda. Seperti pavilium negara dari Korea Selatan menghadirkan 9 perusahaan, Belanda 6 perusahaan, Taiwan 2 pavilium masing-masing untuk Livestock dan Fisheries dengan jumlah keseluruhan 13 perusahaan, Britania Raya 4 perusahaan, sementara dari Tiongkok membawa lebih banyak lagi, yaitu 40 perusahaan selebihnya adalah independent stand.

“Penyelenggaraan Indo Livestock tahun 2016 kami menggunakan 3 Hall, yaitu Hall A, Hall B dan Hall Cendrawasi (C). Hall A lebih banyak untuk sektor peralatan, Hall B merupakan sektor campuran; peralatan feedmil, dairy, animal health, perikanan dan pavilium negara sedangkan Hall C dialokasikan untuk perusahaan animal health,’’ kata Devi.

Pameran Indo Livestock yang telah memasuki penyelenggaran ke 11 pada tahun 2016, menjadi ajang bertemunya peserta dan pengunjung, tidak sedikit transaksi tercapai dari kesepakatan kedua belah pihak. Putra Perkasa Farm salah satunya, perusahaan yang menyediakan hewan unggas berupa DOC Ayam Kampung, DOC Ayam Arab, DOC Bebek dan DOC puyuh ini sudah mendapatkan order ribuan anak ayam dan bebek pada pembukaan pameran. Tidak hanya itu stand pameran Farm ini juga ramai didatangi oleh pengunjung.

“Di pameran ini hanya ada berapa peserta yang menawarkan bibit ternak bebek dan ayam,pesanan anak ayam sudah banyak, kami menyediakan anakan ayam, bebek dan puyuh berkualitas baik, harganya juga cukup murah, anak ayam kampung ditawarkan Rp. 6000, per ekor, selain itu, kami menyediakan konsultasi gratis mengenai peternakan unggas selama pameran,’’ terang Albert, Kepala Pemasaran Putra Perkasa Farm peserta pameran yang memiliki tempat usaha di Jl. Pemuda No.38, Gunung Sindur Bogor.

Peserta dan pengunjung dimudahkan dalam bertransaksi melalui layanan Business Matcmaking (BMM). ’’BMM merupakan fasilitas baru, exhibitor, visitor dan buyer bisa berinteraksi dan bisa mengatur jadwal meeting dengan login di website Indo Livestock dengan BMM, caranya mudah, simple dan efesien,’’terang Devi Ardiatne.

Pameran Indo Livestock juga diramaikan seminar setiap hari, AINI Feeding Standart Indonesia, Dialog Rahasia Sukses, Infovet Modern Leadership with Emergenetics Model, Exhibitor Coktail Party dan penganugrahan Indo Livestock Industry Award 2016.



Tags :