Welcome To Website PT. Karya Pak Oles Tokcer

Hong Tang Ramaikan Kuliner Makassar


   Share :


Susu, teh, juice, durian soup, grass jelly 28, ice cream dan kacang merah menjadi menu andalan terbaru

Net

Oleh: Abd Kadir

Manajemen Hong Tang yang merupakan restoran dessert ala Taiwan kini hadir dan siap meramaikan persaingan kuliner di Makassar, Sulawesi Selatan.  Owner Hong Tang, Devy Hadisaputro Holiwono di Makassar, Kamis (28/7) mengakui, Makassar memang telah lama menjadi daerah dengan kuliner khasnya namun hal itu bukan menjadi halangan bagi pihaknya untuk tidak ambil bagian. "Kami ingin memberikan sesuatu yang berbeda dengan kuliner yang telah ada. Kami optimistis bisa bersaing berdasarkan survey yang kita lakukan sebelum memutuskan membuka tenant di Trans Studio Mal (TSM)," katanya.

Menu yang lebih unik dan masih terbilang baru menjadi salah satu hal yang membuat pihaknya bisa bersaing. Adapun beberapa menu andalan dari tempat nongkrong terbaru itu diantaranya susu, teh, juice, durian soup, grass jelly 28, qball, peark, ice cream, dingin, hot, kacang merah dengan menggunakan onde-onde dan kacang, red bead. soup+ tang yuan, dan toti serta berbagai menu lain.

Apalagi harga yang ditawarkan juga cukup terjangkau dan bersaing. Bahkan harga perporsinya pun begitu berpariatif dan pas di kantong para kalangan muda mudi mulai dari harga Rp 40-50 ribu rupiah hingga yang terendah Rp 35 ribu rupiah.

Hong Tang merupakan tempat nongrong para anak muda hingga anak-anak. Hong Tang yang didirikan oleh empat cewek cantik ini dengan berinovasi memajukan pertumbuhan perekonimian kota makassar dengan membuka salah satu tenant di salah satu pusat perbelanjaan di kota Makassar. "Awalnya kami hanya membuka di jakarta, pas kami survey di Makassar permintaan sangat bangus, sehingga kami memutuskan untuk mengembangkan di Makassar dan ini adalah tenand kami yang ke 15, setelah Jakarta 12 tenand , Bandung dan Surabaya," sebut Devy.

Menurut Devy, membuka tenand di TSM merupakan langka yang tepat. Selain karena lokasinya cukup ramai, juga karena daerah kawsan kuliner kota makassar tidak terlalu jau di di sini. "Jika melihat perkembangan tenant yang pertama ini semakin maj, maka tidak menutup kemungkinan akan membuka tenant baru di mal yang lain di Makassar," ujarnya.



Tags :