Welcome To Website PT. Karya Pak Oles Tokcer

Industri Es Krim Indonesia Tumbuh Positif


   Share :


net

Oleh: A Malik Ibrahim
       Presdir  PT Campina Ice Cream Industry, Samudera Prawirawidjaja mengatakan, industri es krim di Indonesia mulai tumbuh positif dengan munculnya kompetitor dan berbagai merek es krim. "Untuk Campina masih memegang pangsa pasar sebesar 20 persen, dan tidak memungkiri kemungkinan ada penurunan pangsa pasar pada tahun depan karena diprediksi akan semakin banyak industri es krim yang baru masuk ke Indonesia," kata Samudera saat menggelar konferensi pers di Surabaya, Jawa Timur.
       Ia mengatakan, PT Campina Ice Cream Industry (CAMP) mencatatkan penjualan bersih perusahaan pada 2018 (Januari-November) sebesar Rp 717,08 miliar. Jumlah itu mengalami penurunan sebesar 2,8% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, dimana penjualan bersih perusahaan mencapai Rp 737,39 miliar.
       Meski begitu, Laba Bersih Setelah Pajak yang diperoleh perusahaan pada 2018 mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Bahkan, peningkatan mencapai 18,05%.  "Peningkatan Laba Bersih Setelah Pajak mencapai 18,05 persen. Yaitu dari Rp 37,73 miliar pada periode yang sama tahun lalu, menjadi 44,54 miliar tahun ini," katanya.
       Untuk belanja modal, kata dia, pada 2018 sebesar Rp 46,93 miliar, atau turun sebesar 6,6 persen jika dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, mencapai 50,25 miliar. Belanja modal terbesar yang dilakukan perusahaan adalah pembelian freezer, mesin, peralatan, serta kendaraan.
"Ke depan, kami terus melakukan inovasi produk untuk memelihara loyalitas konsumennya. Inovasi juga dilakukan untuk meningkatkan daya tarik konsumen terhadap produk es krim Campina. Dengan berbagai keunggulan yang dimiliki, kami optimistis akan terus tumbuh dan berkembang pada tahun-tahun yang akan datang," ujarnya.



Tags :