Welcome To Website PT. Karya Pak Oles Tokcer

Daun Katuk Penting Untuk Lancarkan ASI


   Share :


Sejumlah orang sedang memanen daun katu di perkebunan Pak Oles di Sibang Gede, Badung. Daun itu untuk kebutuhan bahan baku Loloh Herbal (jamu tradisi

Wirnata


Oleh: Anggarini Paramita
       Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia tahun 2017 menyebutkan bahwa dari 4,8 juta kelahiran di Indonesia setiap tahunnya, hanya 47 persen bayi yang menerima ASI eksklusif. Diakui konselor laktasi dr. Ameetha Drupadi, CIMI bahwa salah satu faktor penyebab kegagalan menyusui adalah kurangnya pengetahuan mengenai ASI.
       Persiapan apa saja yang dilakukan sebelum hamil, bagaimana dukungan suami, bagaimana merawat anak, mengetahui teknik menyusui dan kendalanya, hingga ibu mesti rileks dalam menyusui, sebut dr. Ameetha dalam peluncuran Lactaboost Kesempurnaan Kasih Ibu di Jakarta, Rabu (24/10).
       Penting pula ibu perhatikan pola makan selama menyusui. Daun katuk mengandung vitamin A, B, C, K, dan pro vitamin A (betakaroten), kalsium, fosfor, zat besi dan serat yang berfungsi sebagai antioksidan. Daun katuk juga mengandung steroid dan polifenol yang dapat meningkatkan kadar prolaktin, hormon pelancar ASI.  
       International Conference on Food Engineering & Biotechnology, Journal of Sauropos Adrogynus Leaf Extracts menyatakan bahwa ekstrak daun katuk dapat meningkatkan kuantitas produk ASI hingga 50,7%. Daun katuk juga dapat membantu kebutuhan mineral bagi ibu menyusui dan meningkatkan daya tahan tubuh Ibu.
Akademisi Dorong Masyarakat Budidayakan Tanaman Obat
Oleh: Sumarwoto
Dosen Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) Aman Suyadi mendorong masyarakat di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, membudidayakan tanaman obat karena memiliki banyak manfaat. Apalagi Indonesia kaya akan tumbuhan obat yang beraneka ragam. Karena itu, masyarakat perlu melindungi dan membudidayakan tanaman obat, katanya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Senin.
Teknik budi daya tanaman termasuk di dalamnya tanaman obat memiliki prinsip pengendalian tanaman serta lingkungan tumbuh tanaman untuk meningkatkan produksi dan kualitas produk. Kegiatan utama meliputi pengelolaan tanaman, pengelolaan tanah, pengelolaan air, pengendalian organisme pengganggu tanaman, dan pengelolaan iklim mikro. "Untuk penyimpanan benih yang unggul, murni dan bersih itu memiliki ciri-ciri dengan embrio atau tunas dapat tumbuh, hormon tumbuh cukup, tidak rusak, serta kadar air cukup," kata Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UMP itu.
Penyediaan benih dimulai dari menanam tanaman induk, memelihara tanaman induk, memungut tanaman induk, memungut benih, dan proses pembenihan.  Ketua Pelaksana Pengabdian Masyarakat UMP, Erza Genatrika mengatakan pihaknya saat sekarang tengah mendampingi warga Desa Sidabowa, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas, dalam pembudidayaan tanaman obat.
Upaya melindungi tanaman obat sangat penting supaya negara lain tidak mengklaim sumber daya alam Indonesia itu. Pendampingan yang dilakukan di Desa Sidabowa merupakan tindak lanjut dari pelatihan awal tanaman obat keluarga yang dilaksanakan pada Maret 2018. Kegiatan tambahan pos pelayanan terpadu (posyandu) berupa tanaman obat keluarga dapat berjalan dengan baik. 



Tags :