Welcome To Website PT. Karya Pak Oles Tokcer

Teh Telur Minuman Khas Lelaki Minang


   Share :


net


Oleh: Ikhwan Wahyudi
       Jika Italia dikenal dengan capucino, di Ranah Minang miliki teh telur sajian khas yang tak kalah nikmat dan mengandung banyak khasiat. Teh Telur atau kerap disebut teh talua merupakan minuman tradisional khas Sumatera Barat yang terbuat dari campuran gula dan kuning telur yang telah dikocok hingga berbusa putih disiram dengan air teh kental mendidih. Rasanya kian nikmat dengan campuran krimer kental manis, bubuk coklat dan perasan jeruk nipis.
       Bagi yang belum pernah mencoba mungkin akan beranggapan minuman ini amis. Namun, begitu mencoba perpaduan rasa teh dicampur telur akan menciptakan sensasi rasa seperti minuman coklat kelas satu. Dapat dipastikan kekhawatiran akan rasa amis itu sirna begitu mencoba tegukan pertama, karena telah hilang oleh campuran perasan jeruk nipis.
       Untuk membuat teh telur ada yang mengocok kuning telurnya menggunakan lidi yang telah diikat. Setelah dicampur gula secukupnya dalam waktu tak kurang dari 10 menit adukan tadi akan berubah warna menjadi putih dan penuh busa. Telur yang digunakan pun variatif bisa telur ayam kampung, ayam negeri hingga telur bebek.  
       Ada juga yang mengocok kuning telur menggunakan alat berbentuk pegas dan yang lebih praktis menggukan mikser mesin pembuat kue sehingga lebih cepat. Setelah itu tinggal menuangkan teh kental mendidih ke dalam gelas.
       Teh telur akan terasa nikmat diminum saat masih panas. Tampilannya berwarna coklat kemerahan terdiri dari tiga bagian, pada bagian atas merupakan busa putih yang terasa kesat, manis dan berbuih , di tengah akan terasa sensasi teh kental. Pada bagian bawah terdapat endapan sisa gula yang juga menyisakan rasa manis.
       Rahasia kenikmatan teh telur akan diperoleh ketika adukan kuning telur yang pas dan kental, teh kental yang nikmat serta sedikit campuran susu kental manis. Jika pembuatnya bisa memadukan komposisi bahan dengan pas, rasanya selalu terkenang di lidah dan selalu ingin mencoba lagi. Salah satu kedai teh telur yang ramai dikunjungi pembeli adalah Kedai Mak Etek. Kedai itu berada di Tanah Sirah Cengkeh, Jl Raya Padang Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan.
       Warung itu setiap hari menyajikan hingga 300 gelas teh telur. Saat akhir pekan bisa lebih banyak. Teh telur dihidangkan di gelas dengan tatakan piring kecil. Pejabat hingga warga biasa menjadikan kedai Mak Etek tempat minum teh talur. Salah seorang pelanggan Joni sengaja datang dari Koto Marapak atau 10 km dari rumahnya untuk mencicipi teh talua ampek lenggek. "Rasanya beda dibanding tempat lain, tidak terlalu manis dan tidak pahit, pas di lidah," katanya.
       Bagi sebagian warga Sumbar, ada yang menjadikan teh telur sebagai menu rutin setiap pagi guna membangkitkan energi untuk beraktivitas. Minuman itu bisa dibeli dengan Rp 10.000.



Tags :