Welcome To Website PT. Karya Pak Oles Tokcer

BUMN Peduli Untuk Korban Gempa Lombok


   Share :


Dengan alat berat, tim SAR gabungan berusaha untuk hancurkan atap dan dinding masjid agar memudahkan evakuasi korban yang terjebak reruntuhan.

net

Oleh: Masnun Masud

Peringatan HUT ke-73 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar gabungan Badan Usaha Milik Nagara mengusung tagline BUMN Hadir Untuk Negeri terasa berbeda. Acara  digelar PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III bersinergi PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) di Terminal Gilimas, Pelabuhan Lembar, Kabupaten Lombok Barat diselimuti suasana duka mendalam.

Gempa bumi yang mengguncang Lombok telah meluluhlantakkan hampir seluruh wilayah di Pulau Seribu Masjid ini, tak terkecuali Kabupaten Lombok Utara yang kondisinya paling parah. Rentetan gempa bumi mengguncang Lombok mulai dari 6,4 pada Skala Richter (SR) pada Minggu (29/7), disusul gempa 7,0 SR pada Minggu (5/8) dan gempa 6,2 SR pada Kamis (9/80 dan ratusan kali gempa susulan di bawah 6 sSR.

Musibah gempa bumi yang terjadi Minggu pagi buta itu meluluhlantakkan sejumlah pemukiman warga di lereng Gunung Rinjani yang masuk wilayah Kabupaten Lombok Utara dan Lombok Timur. Tercatat 20 korban meninggal dunia dan ribuan rumah hancur, menyebabkan ribuan warga terpaksa mengungsi ke tenda-tenda darurat.

Sepekan kemudian, Minggu (5/8) Lombok kembali diguncang gempa dahsyat berkekuatan 7,0 SR dan Kamis siang gempa berkekuatan 6,2 SR kian memperparah kondisi kehidupan sebagian besar masyarakat di Pulau Lombok. Sekitar 400 korban jiwa dan puluhan ribu bangunan roboh serta kian banyak warga yang terpaksa mengungsi ke tenda-tenda darurat. Musibah gempa menyisakan kesedihan dan trauma yang mendalam, tidak hanya dirasakan masyarakat di Propinsi NTB, khususnya Pulau Lombok, tetap seakan mengetuk pintu hati seluruh rakyat Indonesia.

Seluruh elemen bangsa dari Sabang hingga Merauke, dari Miangas sampai Rote memanjatkan doa kepala Allah SWT/Tuhan Yang Maha Esa agar derita yang menimpa masyarakat Lombok segera berakhir. Tak terkecuali PT Pelindo III bersinergi dengan PT ITDC yang mendapat penugasan dari Kementerian BUMN melaksanakan Peringatan HUT ke-73 Proklamasi Kemerdekaan RI di Lombok, NTB, agaknya benar-benar mewujudkan semangat BUMN Hadir Untuk Negeri.

Setidaknya ini diwujudkan dengan mengarahkan sebagian besar anggaran untuk bantuan sosial yang menyasar korban bencana alam di Pulau Lombok. Dirut PT Pelondo III, IGN Askhara Danadiputra mengatakan program tahun ini digelar dalam suasana duka mendalam atas bencana yang menimpa masyarakat NTB, khususnya di Pulau Lombok. Karena itu, anggaran yang dialokasikan untuk program tersebut sebesar Rp 900 juta, sebanyak Rp 600 juta diarahkan untuk membantu para korban gempa Lombok.

 

Bahkan, dana yang sudah dianggarkan untuk memeriahkan HUT ke-73 Proklamasi Kemerdekaan RI batal dan buyar seketika. Semuanya itu diarahkan untuk membantu korban gempa dalam bentuk uang tunai yang disalurkan dalam tiga tahap. Program nasional itu sebagai spirit tetap untuk membangun. Di Pulau Lombok, program itu untuk membantu para korban musibah gempa bumi. BUMN Hadir Untuk Negeri dimaknai One Nation One Family, tetapi khusus Pulau Lombok, Mari membangun kembali Lombok.

Bantuan berupa pembangunan MCK sebanyak 50 pintu, 50 unit elektrifikasi rumah tangga, perbaikan jembatan, 250 paket sembako murah, beasiswa kepada 5 orang dari SD, SMP dan SMA senilai masing-masing Rp 5 juta dan perbaikan gedung SD. Penyediaan 2 unit sarana air bersih, bedah rumah, pembuatan taman baca dan penyaluran bantuan bencana korban gempa Lombok Rp 120 juta berupa 200 buah selimut, 100 buah tikar dan 25 buah tenda. Juga 200 dus mie instan, 300 dus air mineral, 100 dus biskuit, 200 dus kopi dan 26 dus susu serta penyiapan fasilitas dermaga untuk bongkar cargo dari luar bersama KSOP penyiapan kapal untuk evakuasi pengungsi.



Tags :