Welcome To Website PT. Karya Pak Oles Tokcer

Lidah Buaya Sebagai Bahan Kosmetik


   Share :


Kosmetik berlabel Bali Stuti yang baru diluncurkan Sabtu (25/8) sudah jelas memiliki nama yang mentereng sesuai way of life masyarakat pencinta kecantikan di Pulau Dewata. Bali Stuti secara refleksi berarti Bali yang berdoa. Bali Stuti dikemas dalam bentuk lotion dan scrub. 

Produk anyer itu  langsung menggebrak pasar dengan sistim pemasaran direct selling yaitu penjualan langsung ke konsumen. Pelan tapi pasti, Bali Stuti diprediksi akan menguasai pasar di Bali, apalagi siap menyusul berbagai jenis varian kosmetik laini seperti lip balm, krim, serum dan water splash.  Hal ini disebabkan karena kepercayaan konsumen yang tinggi dan komitmen PT Karya Pak Oles Group dalam hal ini Industri Obat Tradisional (IOT) Bokashi yang secara tak henti melakukan pengembangan produk berbasis herbal dan organik  dalam litani obat-obat herbal dan kosmetik. 

Lidah buaya atau Aloe Vera adalah tanaman yang sangat bagus untuk kosmetik, selain bisa digunakan untuk minuman, makanan kesehatan, karena kandungan vitamin, mineral, enzim dan antioksidan yang tinggi.  Lidah buaya bisa digunakan untuk menghaluskan kulit, menyembuhkan luka dan memar serta jerawat.

Dalam bidang kosmetik, Aloe vera sangat lazim digunakan, dan hasilnya sangat bagus untuk perawatan dan pemeliharaan kulit, membuat kulit menjadi halus. Karena itu, penggunaan Aloe vera sebagai bahan aktif kosmetiknya. Khusus untuk kulit tubuh seseorang, lidah buaya bermanfaat untuk melembapkan kulit, menghilangkan bekas luka di kulit, sebagai tabir surya alami, untuk mencerahkan kulit dan mengobati sengatan matahari pada kulit.

Seperti yang tercatat dalam Wikipedia bahasa Indonesia, ekstrak lidah buaya berguna sebagai anti bakteri, mendinginkan kulit, astringent, meningkatkan imunitas, kelembapan dan regenerasi kulit, juga menurunkan inflamasi. Tanaman ini mengandung berbagai macam senyawa yang bermanfaat buat perawatan kecantikan terutama bagi kaum wanita. Beberapa bagian itu antara lain lignin untuk menjaga kelembutan kulit dan menjadikan kulit lebih cantik. Glikoprotein, berperan dalam menghasilkan rambut yang lembut dan indah. Antrakuinon dan asam amino yang bermanfaat dalam regenerasi sel kulit.

Kini, pada era Industri 4.0 yang ditandai dengan berkurangnya keterlibatan sumber daya manusia, tanaman ini sudah menjadi bahan baku potensial di bawah atap-atap pabrik farmasi dan kosmetika. Tidak heran bila satu dari 10 jenis tanaman terlaris di dunia itu dapat dikembangkan sebagai tanaman obat dan bahan baku industri.

Sejumlah penelitian mencatat, tanaman ini kaya akan kandungan zat enzim, asam amino, mineral, vitamin, polisakarida dan senyawa aloe emodin – sebuah senyawa organik-- yang bermanfaat untuk kesehatan dan kecantikan tubuh seseorang khususnya kaum wanita.

Guna mendukung industri kosmetik yang berbahan baku Lidah buaya, maka IOT PT Karya Pak Oles Group mulai mengembangkan tananan tersebut di kebun, bekerja sama dengan petani sejak 4 tahun silam disusul proses penelitian mendalam yang dikawal Gede Ngurah ‘’Pak Oles’’ Wididana.  

Oleh Pak Oles, mulai rancang semua lini agar bisa digerakkan secara terpadu dan berkelanjutan, dari menanam tanaman Aloe vera, pengembangan industri kosmetiknya sampai pemasaran di Bali khususnya, Indonesia pada umumnya serta manca negara. Penelitian dan pengembangan kosmetik Bali Stuti, yang pasti terus dilakukan bersama tim pemasaran dan IOT Bokashi. Lebih dari itu, lahirnya produk kosmetik Bali Stuti itu sebagai sebuah respon yang bersandar pada kreativitas, kerja nyata dan kerja tuntas terhadap permintaan konsumen.



Tags :