Welcome To Website PT. Karya Pak Oles Tokcer

Olah Raga Saat Puasa


   Share :


Wirnata


       Olah raga saat berpuasa bisa membuat tubuh tetap fit untuk beraktivitas asalkan dilakukan dengan tepat, salah satunya mengenai waktunya.  Ahli kesehatan dari RS Pelni, dr. Jovita Amelia mengatakan olah raga dapat dilakukan 30-60 menit sebelum atau sesudah berbuka puasa.
       Tetapi, jika berbuka puasa dengan porsi besar, hindari olah raga 30-60 menit setelah berbuka puasa dan bisa tiga kali dalam seminggu. Selain itu, variasikan intensitas. Kurangi intensitas olah raga sebanyak 40-50% dari biasanya dan hindari olah raga berat sebelum berbuka puasa.  Pilihlah olah raga seperti berjalan dan bersepeda. Sebaiknya, perlambat gerakan tubuh seperti berjalan lebih lambat.  
Waktu Tepat Latihan Beban Saat Berpuasa
       Ada sejumlah momen yang bisa Anda manfaatkan untuk berolahraga saat bulan Ramadhan. Tetapi khusus untuk latihan beban, ada waktu khusus yang perlu Anda perhatikan.  Guillaume Mariole, Managing Director of Ignite fitness & wellness di Dubai menganjurkan Anda melakukannya setelah berbuka puasa. "Dalam hal ini, Anda harus konsumsi protein segera setelah latihan Anda. Ini akan memberi otot Anda bahan bakar yang tepat untuk bangun kembali dan pemulihan," tutur dia.
       Secara umum, memilih berhenti berolahraga selama Ramadhan karena Anda menilai ini bisa  menurunkan kekuatan dan kebugaran Anda adalah salah besar.  “Ini memberi energi dan revitalisasi dan dapat membantu mengalihkan perhatian Anda dari berpikir terus tentang makanan dan minuman. Satu bulan penuh tak aktif hanya akan menyebabkan kemunduran besar pada kekuatan, kebugaran, dan tingkat ketahanan Anda, belum lagi hilangnya motivasi dan komitmen yang hilang tanpa konsistensi, ”papar Mariole.
       Mariole mengingatkan bahwa banyak orang cenderung menambah berat badan di bulan Ramadhan. Hal ini karena sebagian besar mereka hanya tidur beberapa jam setelah berbuka puasa. Berikut tips dari Mariole :
1. Jangan pasang target terlalu tinggi
Jika Anda berpuasa, Anda akan memiliki lebih sedikit energi, jadi jangan tetapkan target kebugaran yang terlalu ambisius. Sebaliknya, cobalah untuk mempertahankan tingkat kebugaran Anda saat ini.

2. Konsisten dan soal intensitas
Anda bisa mengurangi intensitas latihan Anda sebesar 50% dari biasanya dan pertahankan level yang sama ini selama sebulan penuh Ramadhan. "Jangan membakar diri Anda dan kemudian kehilangan motivasi dan energi yang mengarah pada kesimpulan Anda untuk tidak berolahraga selama bulan Suci," kata Mariole.

3. Yoga, Pilates dan berenang adalah pilihan yang bagus selama Ramadhan, karena tidak akan menyebabkan banyak keringat dan dehidrasi berlebihan.

4. Waktu
Rencanakan waktu berolahraga yakni ketika Anda memiliki energi paling banyak atau beberapa jam sebelum berbuka puasa, ketika Anda tahu Anda dapat segera kembali mengisi energi Anda.

5. Dengarkan tubuh
Akhirnya, saran terpenting Mariole adalah mendengarkan tubuh Anda dan jangan memaksakan diri terlalu jauh. "Jika Anda merasa pusing, hentikan apa pun yang Anda lakukan," pungkas dia seperti dilansir Arabian Business.



Tags :