Welcome To Website PT. Karya Pak Oles Tokcer

Upaya IPSA Bali Berdayakan Sumber Daya Alam


   Share :


Institut Pengembangan Sumber Daya Alam (IPSA) telah banyak menerima kunjungan baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Akin

Oleh: Albert Kin Ose M
Selama ini, sudah 355 dari 6630 peserta, baik dari dalam maupun luar negeri sejak IPSA didirikan pada tahun 1997. Pada tahun 2018 saja, yayasan ini sudah melakukan kontrak kerja sama dengan PT Aneka Tamang Pongkor Bogor, Jawa Barat. Perusahaan tersebut sudah mengirim peserta latihan beberapa kali hingga April 2018. ‘’Pada semester pertama 2018, jumlah peserta pelatihan PT Aneka Tambang Pongkor Bogor, Jawa Barat itu sudah 86 orang. Semua berguna dalam rangka menuju masa pensiun,’’ jelas Ketut Jadiasa, Kepala IPSA Bali di Bengkel, Selasa (18/8).
Selain itu, karyawan PT PLN  dari berbagai daerah di Indonesia juga masih terus mengirim tenaga-tenaga yang sudah siap purna bakti 2018 ke IPSA. Peserta IPSA juga datang dari lembaga-lembaga atau organisasi terkait pemberdayaan masyarakat melalui program CSR.
Dari luar negeri, biasa bersifat kunjungan singkat, baik itu LSM, negara-negara yang tergabung di dalam Effective Microorganism Research Organisation (EMRO). Juga dari perguruan tinggi dan peneliti. Peserta biasanya diajak keliling kebun tanaman obat, pabrik EM di Bengkel dan sekitarnya.
Semua tamu IPSA Bali itu, jelas Jadiasa, mendapat penjelasan singkat tentang sejarah IPSA, wellcome drink, Ramuan Pak Oles.  Bagi peserta reguler diberikan materi tentang penerapan teknologi EM secara terpadu dalam pertanian. Antara lain pertanian hortikultur, vertikultur, peternakan, perikanan atau pertambangan. Program bagi peserta reguler biasa ditutup dengan kunjungan lapangan di sentra-sentra kebun percontohan yang ada di Bali seperti Bedugul dan Baturiti, Kabupaten Tabanan serta pengenalan wisata dan budaya.



Tags :