Welcome To Website PT. Karya Pak Oles Tokcer

Geliat Budidaya Madu Lebah Kelulut


   Share :


net


Oleh: Ahmadi
       Masyarakat Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung membudidayakan madu lebah kelulut untuk menambah pendapatan keluarga dan memiliki prospek bisnis yang menggiurkan. Rahman, seorang pembudidaya madu kelulut di Desa Batu Beriga, Jumat, mengaku awalnya kurang tertarik membudidayakan madu lebah kelulut namun setelah dicoba ternyata memiliki prosfek ekonomi. "Membudidayakan madu lebah kelulut tidak sulit, biaya operasionalnya tidak tinggi sementara harga madu kelulut lumayan mahal," ujar dia.
       Untuk membudidayakan madu lebah kelulut hanya bermodalkan kayu hutan yang dirancang menjadi sarang madu dan dibuatkan taping untuk lebah madu yang sedang mengembangkan koloninya. "Untuk sumber pakannya, kelulut akan mencari makanannya sendiri karena di daerah ini masih banyak sumber makanannya, sehingga kami tidak terkendala pakan," katanya.
       Rahman mengaku hanya miliki empat sarang madu lebah kelulut dan sudah beberapa kali panen dengan produksi yang lumayan banyak. "Saya sudah beberapa kali panen, hasilnya lumayan banyak dan saya menjualnya dengan harga Rp 250 ribu hingga Rp 300.000 per liter," katanya.
       Pembudidaya madu lebah kelulut lainnya, Win mengaku baru beberapa bulan ini membudidayakan madu kelulut dan ternyata tidak sulit. "Hanya saja permintaan madu kelulut tidak sebanyak permintaan madu pelawan dan madu alam, mungkin karena harganya mahal atau membutuhkan promosi lebih gencar untuk mendapatkan pangsa pasar madu kelulut ini," ujar dia.



Tags :