Welcome To Website PT. Karya Pak Oles Tokcer

Kopi Sudah Jadi Gaya Hidup


   Share :


Wirnata


Kopi dewasa ini sudah dinilai sebagai gaya hidup dan seiring dengan itu kafe-kafe juga semakin banyak bermunculan menawarkan aneka cita rasa kopi. Komunitas Horas Halak Hita, Said Idrus, di Humbang Hasundutan, Sumatera Utara mengatakan, kopi sudah menjadi gaya hidup sebagian masyarakat.
Seiring dengan itu, seharusnya juga komoditas kopi harus terus dikembangkan sehingga petani juga harus dipacu dan diedukasi agar mutu dan kualitas biji kopinya semakin baik. Sebagai bentuk dukungan pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan terhadap agrowisata kopi Indonesia, khususnya kopi Sumatera Utara, bersama dengan Komunitas Horas Halak Hita, menggelar Festival Kopi berskala nasional, di Taman Sipinsur bertajuk Coffee Fest Toba.  
Coffee Fest Toba  terbuka untuk umum, siapapun bisa datang mengunjungi festival ini dan menikmati kopi di Sipinsur.  Kopi arabica merupakan salah satu komoditas unggulan di Sumatera Utara yang mulai diminati banyak orang. Penghasil utama kopi Arabica di Sumatera Utara adalah Kabupaten Dairi, Tapanuli Utara, Simalungun, Karo dan Humbang Hasundutan. Humbang Hasundutan bersuhu udara 17 derajad - 29 derajad Celcius dan di ketinggian 1.000 - 1.400 mdpl didukung dengan jenis tanah, sangat cocok untuk perkebunan kopi.
Tanaman kopi, khususnya kopi arabica baik dibudidayakan di atas ketinggian 1.000 mdpl dengan suhu udara berkisar 15 derajad-24 derajat Celcius. Kabupaten Humbang Hasundutan yang tersebar di Kecamatan Lintongnihuta, Kecamatan Dolok Sanggul, Kecamatan Paranginan, Kecamatan Pollung, dan Kecamatan Onan Ganjang. Beberapa produk kopi Arabica yang terdapat di Sumatera Utara khas Humbang Hasundutan adalah kopi lintong, dan kopi dolok sanggul.
Kopi arabica memiliki karakter yang kuat, mulai dari aroma, tekstur dan rasanya. Rasa asam buah kopinya sangat melekat di mulut sehingga berdaya tarik tersendiri dan membuat nagih, cita rasa pahitnya terasa segar di mulut ketika minum.
 



Tags :