Welcome To Website PT. Karya Pak Oles Tokcer

Mahasiswa Stikes Mega Rezky Makassar Belajar Intensif Tentang IOT di POGS


   Share :


Mahasiswa Stikes Mega Rezky Makassar, Sulawesi Selatan melakukan studi industri ke Pak Oles Green School Waribang, Kesiman, Denpasar Timur.

Wirnata


      Sebanyak 29 mahasiswa/i Jurusan Farmasi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Mega Rezky Makassar didampingi 3 orang dosen pembimbing melakukan  kunjungan industri ke Pak Oles Green School (POGS) Waribang, Kesiman, Denpasar Timur, Jumat (9/2). Pada kunjungan tersebut, rombongan dari daerah Angin Mamiri tersebut diterima Ir Koendjoro Adijanto selaku Penanggung Jawab di lokasi yang sering menjadi studi lapangan bagi berbagai kalangan dalam dan luar negeri itu.
      Sekretaris Prodi D3 Farmasi, Sirayul Firdaus S.Si  mengatakan, kehadiran Mahasiswa Stikes Mega Rezky ke Indusutri Obat Tradisional (IOT) PT Karya Pak Oles Tokcer (KPOT)  merupakan program kunjungan  industri yang dilakukan setiap tahun. “Kunjungan Ke Pak Oles kami harapkan  menambah  wawasan  mahasiswa terkait herbal. Selama ini mereka hanya menerima dan  mempelajari teori di kelas. Di lokasi ini mereka sudah bisa mengetahui  pemanfaatan  simplisia dari proses awal hingga menjadi sebuah produk, dan itu dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas,” ujarnya.
      Firdaus menyatakan, kunjungan industri kali ini berlangsung selama satu minggu dan mengunjungi sejumlah tempat dan yang menjadi tujuan pertama adala Bali di IOT KPOT. “Kami melakukan kunjungan industri selama satu minggu, yang diawali dari Bali ke Pak Oles, selanjutnya kami akan menuju PT Sari Husada Jogja, PT Sidomuncul dan Nyonya Meneer di Semarang. Selain  industri, kami juga menyasar lokasi obyek wisata yang terkenal di daerah kunjungan,” tutup Sirayul.
      Dalam  kunjungan  ke POGS,  mahasiswa Stikes Mega Rezky mendapat penjelasan dari Koendjoro Adijanto mengenai cikal bakal berdirinya KPOT di Desa Bengkel, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng pada 1997. Juga  terkait jumlah produk yang dihasilkan  dan sudah berstandar Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB) dari proses produksi hingga pemasaran. Para  mahasiswa juga melihat langsung berbagai jenis tanaman obat  yang merupakan miniatur dari bahan baku Ramuan Pak Oles di kebun seluas 40 are itu. ( Wirnata)
Herbalife Kampanye Pentingnya Sarapan Bergizi



Tags :